Pemira UIN Suska 2008, Eddi-Anggun Menang

Jumat, 02 Mei 2008      0 komentar
Kemenangan ini dipastikan setelah penghitungan suara diadakan pada Kamis (24/4) pukul 22.30 lalu hingga pukul 9.30 WIB pada keesokan harinya di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau. Setidak sekitar 400 mahasiswa, para saksi dan pendukung dari tiga calon Ketua dan Wakil Dewan Mahasiswa pada Pemilihan Raya (Pemira) 2008 ini ikut menyertai penghitungan suara yang panjang dan melelahkan tersebut.

Pasangan Eddi Rusydi, Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) dan Anggun Setiawaty, Mahasiswi Teknik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi ini meraih 41,72% atau 1323 dari 3171 suara mengungguli dua calon lainnya yaitu pasangan Mentara Rusli-Tasli Mahudin dengan raihan 28,63 % suara dan Ritaudin - Masriadi dengan 19,87 % suara.

Menurut Eddi kemenangan ini tidak lepas dari peran serta timnya yang mempunyai basis di setiap Fakultas dan pencalonannya sebagai ketua Dewan Mahasiswa, yang dulu bernama Presiden Mahasiswa mendapat dukungan resmi dari Faskultas Tarbiyah dan Keguruan.

"Kita punya basis di setiap Fakultas dan kita resmi didukung oleh Fakultas Tarbiyah." Terangnya ketika diwawancarai pada Rabu (30/4) lalu di depan sekretariat BEM FTK UIN Suska Riau.

Eddi juga mengatakan faktor Anggun, wakilnya juga sangat menentukan karena aktivis Rohis ini satu-satunya calon wanita pada Pemira 2008 ini, dan ditambah lagi momen pemiliahan ini hampir bersamaan dengan Hari Kartini hingga mampu mendongkrak perolehan suara melalui para Mahasiswi yang jumlahnya dominan di UIN Suska Riau. (Hendrawan - Mahasiswa PBI FTK UIN Suska)
Readmore »»

PBI UIN Tahan Imbang PSWH

Para pemain sepak bola Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UIN Suska Riau tiba di Desa Penyesawan, Kabupaten Kampar sekitar pukul 15.45 WIB pada Jumat (18/4) lalu, mereka dijamu oleh Persatuan Sepak bola Hizbul Wathon (PSWH) Penyesawan. Pertandingan baru dimulai setelah dibuka oleh wakil ketua pengelola stadion PSWH Penyesawan.
Sejak kick off para pemain PSWH berinisiatif menyerang melalui dua sayapnya, terhitung tiga kali Sahrul, penjaga gawang PBI harus berjibaku menyelamatkan gawangnya.


Sepanjang babak pertama PBI hanya sekali membahayakan gawang tuan rumah melalui sayap kanan, hingga turun minum kedudukan masih imbang 0-0 untuk kedua tim.Pada babak kedua PBI menurunkan Indra guna memperkuat pertahanan dan Fajrul dibarisan depan. Tak ingin dipermalukan PSWH memasukkan para pemain seniornya, alhasil tiga menit awal berjalan PBI dikejutkan dengan gol cepat yang dibuat oleh gelandang tim lawan dari jarak jauh, tuan rumah unggul 1-0.

Justru hal ini membuat anak-anak PBI lebih meningkatkan serangan melalui pemain tengah Tito dan Dian. Dua kali tendangan penyerang PBI, Helmi mengancam gawang lawan. Tendangan spekulasi yang dicoba oleh Fajrul juga sempat membuat jantung penjaga gawang PSWH berdegup kencang.

Melihat pertahan stabil, PBI semakin gencar mengadakan serangan melalui Iskandar yang menebar ancaman dari rusuk kanan pertahanan PSWH. Justru gol balasan dari anak-anak Bahasa Inggris UIN ini lahir dari bola crossing yang dikirim Helmi dari sayap kanan, dengan sigap disambut pemain senior Iskandar dan gol!, kedudukan imbang 1-1.
Di sisa babak kedua PSWH lebih banyak tertekan, setidaknya dua kali tendangan Nazar menghujam mulut gawang dan sempat membentur mistar namun hingga babak kedua berakhir kedudukan tetap imbang 1-1. Menurut Sahrul, Manajer sekaligus penjaga gawang tim PBI sebenarnya bisa mengungguli tim tuan rumah namun penyelesaian pemain depan masih kurang.

‘’Sebenarnya kita bisa menang lawan mereka tapi penyelesaian masih kurang,’’ ungkapnya. Menurutnya lagi para pemain harus lebih banyak latihan. (
Readmore »»

PSPBI UIN Kalahkan Pauh FC

Para pemain sepakbola jurusan Bahasa Inggris (PS PBI) UIN Suska Riau mulai berangkat menuju lokasi pertandingan persahabatan menghadapi Pauh FC sekitar pukul 15.30 WIB pada Jumat (28/3) lalu. Pertandingan persahabatan yang digelar di lapangan Desa Pauh Kampar ini berlangsung pada pukul 16.25 WIB, yang diawali dengan sambutan dari ketua pemuda setempat.

Babak pertama tempo permainan berlangsung lamban, namun para pemain PBI dengan kapten bernama Sahrul tidak membuat penonton lama menunggu gol. Bola liar di mulut gawang Pauh FC dapat dimasukkan dengan mudah oleh Nazar, gol pertamapun tercipta. Pada babak kedua masuklah pemain-pemain senior dari kedua belah pihak, di kubu PS PBI sendiri tampak Iskandar dan Deni, mahasiswa semester VI.


Walaupun PS PBI berhasil menambah dua gol berkat kepiawayan dua pemain senior ini, namun PS Pauh berhasil mencuri dua gol lewat pemain andalan. Peluit akhir pertandingan berbunyi pada pukul 18.05 petang itu dengan skor 6-2 untuk kemenangan PS PBI.

Walaupun menang, Deni, pemain senior PBI mengatakan timnya masih perlu sedikit polesan, ia melihat ada kelemahan di sektor sayap.
‘’Perlu dipoles sedikit lagi, posisi sayap kita kurang karena umpan-umpan jarang datang dari sayap,’’ terangnya.Secara keseluruhan menurut Deni permainan PS PBI sudah cukup bagus, Dia juga tidak mengira akan bisa menang karena tim ini sudah lama tidak latihan bersama.
Readmore »»